+86-575-83030220

Berita

Bagaimana cara memproduksi pegas?

Diposting oleh Admin

Inti dari pembuatan musim semi : membengkokkan kawat baja lurus menjadi simpul atau bentuk yang diinginkan dengan tetap menjaga elastisitasnya.

Langkah-langkah utamanya adalah sebagai berikut:

■ Memilih Kawat Baja dan Mempersiapkan Bahan:

• Pertama, Anda perlu memilih kawat baja yang tepat. Kawat pegas tersedia dalam berbagai ketebalan (diameter kawat) dan bahan (seperti baja biasa, baja tahan karat, kawat piano, dll.). Pilihannya bergantung pada gaya yang harus ditahan oleh pegas dan lingkungan di mana pegas akan digunakan (misalnya, apakah pegas akan berkarat).
• Kawat baja yang dibeli biasanya digulung menjadi gulungan besar (coil). Sebelum membuat pegas, gulungan kawat ini harus diletakkan pada mesin (unwinding frame).

■ Meluruskan Kawat Baja:

• Kawat baja yang digulung bengkok dan tidak dapat digunakan langsung untuk membuat pegas. Mesin akan melewatkan kawat melalui serangkaian rol pelurus (seperti melewatkannya melalui beberapa rol kecil), menekannya secara lurus.

■ Pembentukan Pegas - Membengkokkan Bentuk (Langkah Penting!):

• Ini adalah langkah paling krusial, yang dilakukan dengan mesin pegas khusus. Ada banyak jenis mesin pegas, tetapi prinsipnya sama: membengkokkan kawat baja lurus dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya.
• Pengumpanan Kawat: Mesin ini memiliki dua roda bergigi (roda pengumpan), yang, seperti ban berjalan, menggerakkan kawat secara tepat setiap saat. Panjang ini menentukan jumlah kumparan pegas, panjang total, dll.
• Pembengkokan Kawat: Di area kerja mesin, terdapat beberapa alat pembengkok yang dapat digerakkan (seperti jari kelingking atau penggeser). Mesin mengontrol alat-alat ini:
• Beberapa alat melilitkan kawat di sekitar mandrel (spindel), membentuk spiral (dasar pegas tekan/tekan).
• Beberapa alat mendorong atau membengkokkan kawat pada titik-titik tertentu sehingga menghasilkan lengkungan, pengait (hook), atau ujung yang berbentuk khusus (end shape).
• Beberapa alat mengontrol jarak antar kumparan spiral (pitch).

■ Bagaimana cara mengendalikannya?

• Mesin kuno (mesin cam): Mesin ini mengandalkan roda berputar (cam) yang berbentuk khusus di dalamnya untuk mendorong tuas, yang pada gilirannya menggerakkan alat pembengkok. Menyesuaikan mesin itu rumit; mengubah bentuk pegas memerlukan penggantian bubungan dan menghabiskan banyak waktu untuk melakukan penyesuaian.
• Mesin gaya baru (mesin pegas terkomputerisasi/mesin pegas CNC): Ini adalah tipe yang umum saat ini. Operator memasukkan dimensi pegas (ketebalan, ukuran kumparan, jumlah kumparan, metode pembengkokan kait, dll.) ke layar komputer mesin, dan komputer mesin (pengontrol) mengingat instruksi ini. Kemudian, beberapa motor kecil (motor servo) di dalam mesin mengontrol roller pengumpan kawat dan setiap alat pembengkok, secara tepat membengkokkan kawat baja ke bentuk yang diinginkan sesuai program. Ingin mengganti ke jenis pegas lain? Cukup pilih program baru, ubah alatnya, dan semuanya selesai dengan cepat.

■ Pemotongan:

• Setelah bentuk pegas terbentuk, pemotong mesin (seperti guillotine kecil) segera bergerak, memotong dengan rapi dan rapi pegas yang terbentuk dari kawat baja di belakangnya.

■ Perlakuan Panas (Penting! Membuat Pegas Lebih Kuat):

• Kawat baja yang baru dibengkokkan mempunyai tegangan internal, sehingga relatif rapuh dan kurang elastis, serta mudah patah. Untuk membuat pegas tahan lama dan elastis, sebagian besar pegas (terutama pegas dengan kawat lebih tebal atau persyaratan lebih tinggi) memerlukan perlakuan panas.
• Pemanasan: Pegas ditempatkan dalam tungku dan dipanaskan hingga suhu tinggi tertentu (terlihat agak kemerahan).
• Quenching: Pegas dimasukkan dengan cepat ke dalam minyak atau air untuk mendinginkan dan mengeraskan kawat baja.
• Tempering: Panaskan kembali ke suhu yang sedikit lebih rendah, tahan beberapa saat, lalu dinginkan. Langkah ini sangat penting; ia melepaskan tekanan, memberikan pegas kekerasan dan ketangguhan (tidak mudah patah), sehingga menghasilkan elastisitas yang sangat baik. Pegas tanpa perlakuan panas rentan terhadap deformasi atau kerusakan.

■ Perawatan Permukaan (Pencegahan Karat, Estetika):

• Tergantung pada tujuan penggunaan pegas, berbagai perawatan permukaan mungkin diperlukan:
• Shot Peening/Shot Blasting: Menggunakan bola baja kecil berkecepatan tinggi untuk meledakkan permukaan pegas menghilangkan karat dan gerinda, dan juga memperkuat permukaan (tekanan tekan), sehingga meningkatkan masa pakainya.
• Pelapisan Listrik/Penghitaman: Melapisi permukaan pegas dengan seng, nikel, kromium, dll., atau menerapkan perawatan penghitaman, terutama untuk pencegahan karat dan memperbaiki penampilan.
• Coating : Penyemprotan pada cat atau lapisan plastik untuk pencegahan karat.

■ Inspeksi dan Pengujian:

• Terakhir, pegas yang telah selesai harus diperiksa:
• Dimensi: Ukur panjang total, diameter luar, diameter dalam, diameter kawat, sudut pengait, dll., untuk memastikan memenuhi spesifikasi.
• Uji Elastisitas: Gunakan mesin khusus untuk menekan atau meregangkan pegas untuk melihat seberapa besar gaya yang diperlukan untuk menekan/meregangkan pegas hingga panjang yang ditentukan (uji elastisitas), dan apakah pegas akan putus jika dikompresi/diregangkan penuh (pengambilan sampel uji kelelahan).
• Pemeriksaan Permukaan: Periksa adanya retakan, goresan parah, bintik karat, dll.